Review Buku: “Journey Of Souls” karya Michael Newton dan Korelasinya dengan Pandangan Ibnu Sina Terkait Konsep Jiwa

Gambar
Saya menemukan sebuah bacaan buku menarik awal tahun ini tentang perjalanan jiwa. Daripada hanya saya simpan dipikiran, akan lebih baik saya bagikan kepada banyak orang untuk direkomendasikan. Olehnya, saya memutuskan untuk membuat review buku ini. Siapa tahu kamu tertarik, kamu dapat membaca catatan bedah buku edisi ke 8 berikut dengan seksama sampai akhir.  Buku yang akan saya bahas adalah; Journey of Souls oleh Michael Newton. Serta sedikit kesinambungannya dengan opini Ibnu Sina mengenai perjalanan jiwa.  Terlebih dahulu mari saya jelaskan kepada kamu siapa itu Michael Newton:  Michael Newton adalah seorang psikolog dan hipnoterapis Amerika yang dikenal karena penelitiannya tentang kehidupan antara kehidupan (Kehidupan antara kehidupan adalah konsep yang mengacu pada periode eksistensi jiwa antara kematian manusia dan kelahiran kembali manusia berikutnya. Jiwa tidak berakhir ketika tubuh mati, melainkan kembali ke dunia spiritual atau yang pada umumny...

Uraian Fungsi Pesan Dalam Komunikasi Bisnis, Pendekatan Dalam Merancang Seuah Pesan Bisnis, Strategi Pembuatan Pesan Bisnis

Hai semuanya. Pada kesempatan kali ini mimin mau berbagi informasi penting nih tentang seputar Komunikasi Bisnis. Yuk langsung di simak aja. 

A. Fungsi pesan dalam komunikasi bisnis adalah sebagai tempat pertemuan antara komunikator dan khalayak yang mana komunikator dapat menggunakan pesan atau isi media untuk menemui audiensnya (panggung/stage). Media massa dapat menjadi sebuah tindakan untuk mengundang khalayak untuk berbagi realitas. Fungsi pesan lainnya dalam komunikasi bisnis antara lain:

- Fungsi Sosial. Di mana pesan yang disampaikan bukan hanya melalui satu media seperti face to face tapi juga dari berbagai bentuk penyampaian pesan seperti melalui leaflet dan pertemuan dengan tujuan membentuk rasa kebersamaan antara atasan dan bawahan dalam sebuah bisnis.

- Fungsi Ekspresi. Dalam komunikasi bisnis fungsi ini dilihat dari tujuan pembuatan pesan, jika bertujuan mempengaruhi maka bersifat persuasif atau meyakinkan entah itu lingkungan internal bisnis maupun eksternal.

- Fungsi Kontrol. Bertujuan mempengaruhi tingkah laku dan pemikiran orang sesuai dengan cara yang kita inginkan. Maka dari itu, pesan dalam komunikasi bisnis cenderung saling mempersuasif.

B. Pendekatan AIDA dalam merancang pesan:

 a. Attention (Perhatian).

     Pada bagian ini, pemberi pesan atau komunikator harus dapat sesegera mungkin meyakinkan penerima pesan sejak awal proses komunikasi berlangsung. Sejak pembukaan komunikator harus sudah dapat menarik perhatian bahwa ada pesan penting yang akan disampaikan, seperti dengan menyampaikan suatu ide atau masalah yang menarik, sehingga penerima pesan tertarik untuk mendengarkan dan menyimak pesan yang akan disampaikan.

 b. Interest (Minat).

     Dalam bagian ini, komunikator harus mampu menjelaskan secara rinci relevansi atau hubungan dari pesan yang disampaikan dengan kebutuhan penerima pesan. Dengan kata lain, komunikator harus mampu meyakinkan penerima pesan bahwa pesan yang disampaikan dapat memberikan manfaat maupun sesuai dengan kebutuhan penerima pesan.

 c. Desire (Hasrat).

     Bagian selanjutnya dalam pendekatan AIDA adalah adanya Desire atau hasrat. Dimana komunikator harus berupaya untuk bisa merubah keinginan penerima pesan dengan menjelaskan lebih rinci pula bahwa, apabila penerima pesan melakukan perubahan maka dapat memberikan manfaat yang lebih baik lagi. Apabila hasrat penerima pesan sudah cukup besar, maka dapat mengarahkan penerima pesan untuk setuju dan juga mengambil keputusan sesuai dengan pesan persuasif yang disampaikan.

 d. Action (Tindakan).

     Action atau tindakan merupakan bagian terakhir dari pendekatan AIDA dalam menyusun pesan persuasif. Didalam bagian ini, komunikator harus bisa memberi saran tindakan yang spesifik kepada penerima pesan sesuai dengan pesan yang disampaikan. Keputusan atau tindakan dari penerima pesan sendiri merupakan hasil akhir dari proses komunikasi yang efektif dengan pesan persuasif yang dilakukan.

C. Sebelum menentapkan strategi untuk pembuatan pesan, terlebih dahulu perhatikan beberapa faktor, diantaranya:

     a. Tujuan yang realistis. 

     b. Ketepatan waktu. 

     c. Ketepatan orang yang mengirimkan pesan.     

     d. Tujuan yang selaras dengan tujuan organisasi. 

    Maka dari itu, tahap selanjutnya sebagai strategi dalam pembuatan pesan bisnis yakni:

     a. Pemahaman Proses Komposisi

          Penyusunan proses komposisi seperti halnya proses menciptakan lagu;merencanakan lagu, membuat aransemen dan menentukan musisinya hinnga melakukan revisi-revisi hingga lagu enak didengar. Begitu juga proses penyusunan pesan-pesan bisnis; perencanaan, pengorganisasian, dan revisi.

     b. Pengorganisasian

          Organisasi dan komposisi erat kaitannya dengan penyusunan kata kalimat, dan paragraf perlu diperhatikan penggunaan kata, kalimat, dan paragraf yang sederhana, mudah dimengerti, dan dilaksanakan.

     c. Revisi

          Seluruh maksud dan isi pesan ditelaah kembali dari substansi pesan yang akan disampaikan,gayapenulisa, struktur kalimat, dan bagaimana tingkat pemahaman. Pengecekan dilakukan agar pesan tersampaikan sesuai perencanaan.

     d. Analisis Audiens. 

          Bila suatu komunikasi telah memiliki maksud dan tujuan yang jelas, langkah berikutnya adalah memperhatikan audiens yang akan dihadapi. Menyangkut siapa mereka, bagaimana pemahaman mereka, latar belakang usia, pendidikan, jenis kelamin, minat mereka, dan apa yang ingin mereka ketahui.

     e. Pemilihan Saluran dan Media. 

          Pesan-pesan bisnis harus sesuai dengan situasi yang ada. Ide-ide dapat disampaikan melalui dua saluran, yaitu komunikasi lisan (oral) dan komunikasi tertulis (written). Pilihan mendasar antara berbicara atau menulis tergantung pada tujuan atau maksud pesan, audiens dan karakteristik dari kedua saluran komunikasi tersebut. 

Bagaimana? Sekarang kamu sudah tahu 'kan tentang sebagian kecil lingkup komunikasi bisnis?! 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Buku: “Journey Of Souls” karya Michael Newton dan Korelasinya dengan Pandangan Ibnu Sina Terkait Konsep Jiwa

Implementasi Mitigasi Bencana di Indonesia; Berkaca pada Kesiapsiagaan Jepang dalam Menghadapi Bencana

Review Buku: “Bukan Eropa; Freud dan Politik Identitas Timur Tengah” karya Edward W. Said